Desa Kalibandung
Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya - 61
Admin II | 09 Juni 2026 | 8 Kali Dibaca
Artikel
Admin II
09 Juni 2026
8 Kali Dibaca
PONTIANAK – Persoalan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah bagi Provinsi Kalimantan Barat. Data terbaru mengenai tingkat ketidakcukupan konsumsi pangan di Indonesia menunjukkan bahwa Kalimantan Barat mencatat angka sebesar 13,75 persen, atau hampir dua kali lipat dibandingkan rata-rata nasional yang berada pada 7,89 persen.
Capaian tersebut menempatkan Kalimantan Barat pada urutan ke-11 dari 38 provinsi dengan tingkat ketidakcukupan konsumsi pangan tertinggi di Indonesia. Angka ini menggambarkan bahwa sebagian penduduk masih belum memperoleh asupan energi yang memenuhi standar kecukupan yang dianjurkan untuk menunjang aktivitas dan kualitas hidup yang sehat.
Di tingkat regional Kalimantan, posisi Kalimantan Barat tergolong cukup mengkhawatirkan. Dari lima provinsi di Pulau Kalimantan, Kalimantan Barat berada di peringkat kedua tertinggi setelah Kalimantan Utara yang mencatat angka 14,48 persen. Sementara itu, Kalimantan Timur berada pada angka 8,62 persen, Kalimantan Tengah 8,20 persen, dan Kalimantan Selatan hanya 4,02 persen. Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa tantangan pemenuhan kebutuhan pangan di Kalimantan Barat relatif lebih besar dibandingkan sebagian besar wilayah lain di pulau tersebut.
Jika dilihat secara nasional, Papua Tengah menjadi provinsi dengan tingkat ketidakcukupan konsumsi pangan tertinggi, yakni mencapai 32,30 persen. Posisi berikutnya ditempati Maluku sebesar 30,54 persen dan Papua Pegunungan 28,72 persen. Sebaliknya, provinsi dengan tingkat ketidakcukupan konsumsi pangan paling rendah adalah Nusa Tenggara Barat sebesar 2,67 persen, disusul Banten 2,88 persen dan DKI Jakarta 3,22 persen.
Dibandingkan sejumlah provinsi lain yang memiliki karakteristik ekonomi dan geografis yang relatif serupa, Kalimantan Barat juga mencatat angka yang lebih tinggi. Riau berada pada level 10,90 persen, Sulawesi Tengah 10,81 persen, Lampung 10,62 persen, Jambi 10,22 persen, Kepulauan Bangka Belitung 10 persen, dan Jawa Tengah 8,61 persen.
Tingginya angka ketidakcukupan konsumsi pangan umumnya dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Kondisi ekonomi rumah tangga, daya beli masyarakat, distribusi pangan, ketersediaan bahan pangan bergizi, hingga pemahaman masyarakat mengenai pola konsumsi yang sehat menjadi beberapa faktor yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut. Selain itu, luasnya wilayah Kalimantan Barat serta masih adanya daerah yang aksesibilitasnya terbatas turut menjadi tantangan dalam pemerataan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.
Meski demikian, Kalimantan Barat memiliki berbagai potensi yang dapat menjadi modal penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Sektor pertanian, perkebunan, perikanan, serta pengembangan pangan lokal memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan guna meningkatkan ketersediaan dan akses masyarakat terhadap pangan yang bergizi.
Melalui penguatan kebijakan pangan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta dukungan terhadap produksi pangan lokal, diharapkan angka ketidakcukupan konsumsi pangan di Kalimantan Barat dapat terus ditekan. Upaya tersebut penting agar semakin banyak masyarakat yang mampu memperoleh pangan yang cukup, aman, dan bernilai gizi baik.
Data ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan tidak hanya diukur dari ketersediaan bahan makanan, tetapi juga dari kemampuan seluruh lapisan masyarakat untuk mengakses dan mengonsumsi pangan yang memenuhi kebutuhan gizinya secara berkelanjutan.
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
1061
Populasi
952
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
2013
1061
Laki-laki
952
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
2013
TOTAL
Aparatur Desa
Kepala Desa
SANHAJI
Sekretaris Desa
SYAHRONI
Kaur Keuangan
NOVALIA SINTA
Kaur TU dan Umum
NATALIUS
Kaur Perencanaan
MUHAMMAD DAFFA ASLAM
Kasi Pemerintahan
NIRMALA
Kasi Kesejahteraan
ASMADI
Kasi Pelayanan
HASANAH
Kadus Maju Bersama
MOH. NASIRULLAH, S.PD.I
Kadus Pulau Maju
TOTO SUMINTO
Kadus Maju Terus
ARIF BUDIANTO
Staf Kaur Perencanaan
SAHRANI
Desa Kalibandung
Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, 61
Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN
Masuk
Galeri Video
Agenda
Belum ada agenda terdata
Menu Kategori
Arsip Artikel
23.893 Kali
Begini Cara dan Syarat Mengurus e-KTP yang Hilang Secara Online
22.578 Kali
Inpres RI No. 17 Tahun 2025 Ttg Perecepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Kopdeskel Merah Putih
19.464 Kali
Apakah KTP Bisa Dibuat di Luar Kota, Ini Penjelasan Resmi Dukcapil
13.506 Kali
Pemerintah Salurkan BLT Kesra Sebesar Rp300.000, Begini Cara Ceknya
11.275 Kali
Permendesa PDT No 10 Tahun 2025 tentang Mekanisme Persetujuan dari Kepala Desa dalam rangka Pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih
9.190 Kali
Kisi-Kisi Soal CAT SPPI Kopdes: Ini Rincian Materi dan Sistem Penilaiannya
7.761 Kali
Resmi, UMK Kubu Raya 2026 Naik 7,7 Persen, Tertinggi Kedua di Kalbar
7 Kali
Kalimantan Barat Hadapi Tantangan Ketahanan Pangan, Angka Ketidakcukupan Konsumsi Masih Tinggi
31 Kali
Penyebab Rupiah Tertekan terhadap Dolar AS, Ini Penjelasan Sejumlah Pengamat
28 Kali
BGN Ubah Prioritas Program MBG 2026, Fokus pada Kualitas Layanan dan Daerah Terpencil
41 Kali
Rembuk Stunting 2026, Desa Kalibandung Perkuat Komitmen Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas
40 Kali
PBVSI Kubu Raya Perkuat Pembinaan Atlet Lewat Turnamen Voli Rasau Jaya
67 Kali
BMKG: Kalbar Masih Berpotensi Diguyur Hujan Ringan hingga Awal Juni, Risiko Karhutla Tetap Perlu Diwaspadai
72 Kali
Kubu Raya Kembali Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden pada Iduladha 1447 H
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 55 |
| Kemarin | : | 1,893 |
| Total | : | 875,233 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.217.177 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |

Kirim Komentar