Desa Kalibandung
Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya - 61
Admin II | 13 Juni 2026 | 504 Kali Dibaca
Artikel
Admin II
13 Juni 2026
504 Kali Dibaca
SANGGAU – Pemerintah Kabupaten Sanggau memberikan perhatian serius terhadap meningkatnya angka stunting pada triwulan I tahun 2026. Kondisi tersebut menjadi sorotan karena terjadi setelah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaksanakan selama lebih dari satu tahun di daerah tersebut.
Dikutip dari detik.com, Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, menilai kenaikan prevalensi stunting perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Menurutnya, tren tersebut cukup mengherankan mengingat Kabupaten Sanggau sebelumnya menunjukkan capaian positif dalam upaya penanganan stunting.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, angka stunting di Kabupaten Sanggau pada tahun 2024 tercatat sebesar 21,48 persen. Pada tahun 2025 angka tersebut menurun menjadi 20,50 persen. Namun, pada triwulan pertama tahun 2026 prevalensi stunting kembali meningkat hingga mencapai 21,82 persen atau naik 1,32 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada tahun 2025, Kabupaten Sanggau berada di urutan kedua di Kalimantan Barat dalam menangani stunting, setelah Pontianak. Oleh karena itu, peningkatan angka stunting tahun ini memerlukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya.
Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah terus mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan gizi masyarakat. Namun demikian, hasil data saat ini menunjukkan bahwa evaluasi diperlukan untuk memastikan bahwa program tersebut bekerja lebih baik dalam mengurangi angka stunting.
Susana adalah kepala Satuan Tugas Percepatan Program MBG Kabupaten Sanggau selain menjabat sebagai Wakil Bupati. Pemerintah daerah akan bekerja sama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk membahas peningkatan angka stunting dan menilai berbagai program yang telah dilaksanakan.
Menurutnya, evaluasi tidak hanya berfokus pada bagaimana Program MBG dijalankan, tetapi juga pada strategi umum untuk menangani stunting. Untuk memastikan bahwa seluruh program yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak terhadap perbaikan status gizi anak, langkah tersebut diperlukan.
Susana juga menekankan bahwa penerapan program MBG harus sesuai dengan sasaran. Ia percaya bahwa wilayah dengan tingkat stunting yang masih tinggi harus menjadi prioritas saat menerapkan program, sehingga manfaat yang dihasilkan dapat digunakan secara optimal dan tepat.
Pemerintah Kabupaten Sanggau berharap hasil evaluasi akan membantu membuat rencana yang lebih baik untuk mengurangi angka stunting dan meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak di daerah tersebut.
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
1062
Populasi
953
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
2015
1062
Laki-laki
953
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
2015
TOTAL
Aparatur Desa
Kepala Desa
SANHAJI
Sekretaris Desa
SYAHRONI
Kaur Keuangan
NOVALIA SINTA
Kaur TU dan Umum
NATALIUS
Kaur Perencanaan
MUHAMMAD DAFFA ASLAM
Kasi Pemerintahan
NIRMALA
Kasi Kesejahteraan
ASMADI
Kasi Pelayanan
HASANAH
Kadus Maju Bersama
MOH. NASIRULLAH, S.PD.I
Kadus Pulau Maju
TOTO SUMINTO
Kadus Maju Terus
ARIF BUDIANTO
Staf Kaur Perencanaan
SAHRANI
Desa Kalibandung
Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat
Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN
Masuk
Galeri Video
Agenda
Belum ada agenda terdata
Menu Kategori
Arsip Artikel
Perangkat Desa Rencana Bakal Diangkat Jadi ASN, PPDI Terus Perjuang...
Kemensos Buka Registrasi Ulang Bansos 2027 bagi Penerima PKH dan BP...
Cara Daftar IKD di Dukcapil, KTP Digital Bisa Diakses Lewat HP
Enam hingga Tujuh Dapur SPPG di Wilayah 3T Kubu Raya Mangkrak Belum...
PT Graha Agro Nusantara Salurkan Bantuan Logistik untuk Pemadaman K...
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 2,201 |
| Kemarin | : | 3,054 |
| Total | : | 1,095,220 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |


Kirim Komentar