Desa Kalibandung
Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya - 61
Admin II | 22 Agustus 2026 | 148 Kali Dibaca
Artikel
Admin II
22 Agustus 2026
148 Kali Dibaca
KUBU RAYA – Kondisi udara di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, memburuk di tengah meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat konsentrasi partikulat halus atau PM2,5 di Kubu Raya mencapai 276 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Angka tersebut menempatkan kualitas udara Kubu Raya dalam kategori berbahaya atau level hitam.
Kategori berbahaya merupakan level tertinggi dalam klasifikasi kualitas udara BMKG. Berdasarkan standar yang ditampilkan BMKG, konsentrasi PM2,5 di atas 250,5 µg/m³ masuk kategori berbahaya. PM2,5 sendiri merupakan partikel udara berukuran sangat kecil, yakni 2,5 mikrometer atau lebih kecil, yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan.
Kondisi ini sangat penting karena Kubu Raya adalah salah satu daerah di Kalimantan Barat dengan tingkat kerawanan karhutla yang tinggi. Apabila api telah masuk ke lapisan bawah tanah, hal itu lebih mudah berkembang dan ditangani di daerah dengan kawasan gambut.
Kualitas udara sangat buruk di banyak wilayah Kalimantan Barat, termasuk Kubu Raya. Pada saat itu, pemantauan kualitas udara di Kabupaten Mempawah dan Sintang diklasifikasikan sebagai kategori merah atau sangat tidak sehat. Pemantauan kualitas udara telah dilakukan oleh BMKG Kalimantan Barat untuk tiga wilayah utama: Kubu Raya, Mempawah, dan Sintang.
Memburuknya kualitas udara ini terjadi bersamaan dengan meningkatnya titik panas di Pulau Kalimantan. Berdasarkan pemantauan satelit NOAA-20 hingga Kamis (20/8/2026), BNPB mencatat sebanyak 1.487 titik panas yang berpotensi menjadi karhutla tersebar di sejumlah wilayah Kalimantan. Data tersebut juga telah diberitakan sejumlah media nasional.
Di Kalimantan Barat, ancaman karhutla juga menjadi perhatian serius. Data yang dikutip dari pemantauan daerah menunjukkan titik panas tersebar di sejumlah kabupaten, termasuk Kubu Raya. Sebelumnya, BNPB juga mencatat luas lahan terbakar di Kalimantan Barat hingga 25 Juli 2026 telah mencapai 28.680,47 hektare berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan.
Kemarau juga meningkatkan risiko kebakaran. BMKG Kalimantan Barat menyatakan bahwa musim kemarau di daerah tersebut diperkirakan akan berlanjut hingga awal September, dengan hujan yang tidak merata dan kemungkinan titik panas yang tinggi.
Kabut asap akibat karhutla berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi orang tua, anak-anak, dan individu yang rentan terhadap polusi udara. Ini karena asap tidak hanya mengganggu aktivitas dan jarak pandang.
Orang-orang di daerah terdampak diminta untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara berada dalam kategori berbahaya atau tidak sehat. Ketika konsentrasi asap meningkat, menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan merupakan langkah penting untuk menghentikan bahaya asap.
Sebaliknya, upaya untuk mencegah karhutla harus terus diperkuat. Orang-orang diminta untuk menghindari membuka lahan dengan membakar dan segera melaporkan titik api.
Dengan masih tingginya jumlah titik panas dan kondisi cuaca yang relatif kering, ancaman karhutla di Kalimantan Barat diperkirakan masih perlu mendapat perhatian serius hingga musim hujan kembali merata.
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
1062
Populasi
953
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
2015
1062
Laki-laki
953
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
2015
TOTAL
Aparatur Desa
Kepala Desa
SANHAJI
Sekretaris Desa
SYAHRONI
Kaur Keuangan
NOVALIA SINTA
Kaur TU dan Umum
NATALIUS
Kaur Perencanaan
MUHAMMAD DAFFA ASLAM
Kasi Pemerintahan
NIRMALA
Kasi Kesejahteraan
ASMADI
Kasi Pelayanan
HASANAH
Kadus Maju Bersama
MOH. NASIRULLAH, S.PD.I
Kadus Pulau Maju
TOTO SUMINTO
Kadus Maju Terus
ARIF BUDIANTO
Staf Kaur Perencanaan
SAHRANI
Desa Kalibandung
Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat
Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN
Masuk
Galeri Video
Agenda
Belum ada agenda terdata
Menu Kategori
Arsip Artikel
Perangkat Desa Rencana Bakal Diangkat Jadi ASN, PPDI Terus Perjuang...
Kemensos Buka Registrasi Ulang Bansos 2027 bagi Penerima PKH dan BP...
Cara Daftar IKD di Dukcapil, KTP Digital Bisa Diakses Lewat HP
Enam hingga Tujuh Dapur SPPG di Wilayah 3T Kubu Raya Mangkrak Belum...
PT Graha Agro Nusantara Salurkan Bantuan Logistik untuk Pemadaman K...
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 2,270 |
| Kemarin | : | 3,054 |
| Total | : | 1,095,289 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |


Kirim Komentar