Desa Kalibandung
Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya - 61
Admin II | 14 Mei 2026 | 190 Kali Dibaca
Artikel
Admin II
14 Mei 2026
190 Kali Dibaca
KALIBANDUNG - Persoalan tata kelola tenaga pendidik di Indonesia dinilai masih menghadapi berbagai hambatan regulasi, khususnya terkait rekrutmen dan pemerataan guru aparatur sipil negara (ASN). Kondisi tersebut mendorong Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) meminta pemerintah segera mengambil langkah khusus melalui penerbitan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu).
Ketua Perhimpunan Pendidikan dan Guru Serang, Heti Kustrianingsih, menilai terdapat dua aturan yang saat ini menjadi penghambat utama penyelesaian persoalan guru non-ASN, yakni Undang-Undang ASN 2023 dan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD).
Menurut Heti, Presiden Prabowo Subianto perlu segera menerbitkan perppu agar masalah tenaga pendidik, terutama guru honorer dan PPPK, dapat ditangani secara lebih menyeluruh.
Ia menjelaskan, salah satu dampak dari UU ASN 2023 adalah terbatasnya peluang guru berpengalaman untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) karena terkendala batas usia. Padahal sebelumnya, pada masa pemerintahan Joko Widodo, sempat terjadi moratorium penerimaan guru PNS dalam beberapa tahun.
Heti mengatakan rekrutmen guru kembali dibuka pada 2019, namun pemerintah lebih banyak mengarahkan pengangkatan tenaga pendidik melalui skema pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Menurutnya, mekanisme PPPK justru melahirkan persoalan baru karena status kerja berbasis kontrak membuat guru rentan diberhentikan oleh pemerintah daerah apabila dianggap tidak memenuhi standar kinerja.
Selain itu, ia menilai kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD sebagaimana diatur dalam UU HKPD turut memperumit kondisi. Aturan tersebut disebut membuat pemerintah daerah kesulitan menambah formasi guru ASN.
Heti juga menyoroti persoalan distribusi guru PPPK yang dinilai belum merata. Ia menyebut pada saat rekrutmen besar-besaran dilakukan, banyak guru ditempatkan jauh dari daerah asal demi memenuhi kebutuhan formasi yang minim diajukan pemerintah daerah.
Kebijakan tersebut, lanjutnya, memicu masalah baru karena tidak sedikit guru PPPK akhirnya memilih mengundurkan diri akibat harus bekerja jauh dari keluarga dan lingkungan tempat tinggalnya.
Di sisi lain, menurut Heti, kondisi kesejahteraan guru PPPK juga belum mengalami peningkatan signifikan karena tidak adanya tambahan penghasilan maupun tunjangan.
P2G berharap pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret agar persoalan rekrutmen, distribusi, hingga kesejahteraan guru dapat ditangani tanpa terkendala regulasi yang dinilai menghambat sistem pendidikan nasional.
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
1062
Populasi
953
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
2015
1062
Laki-laki
953
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
2015
TOTAL
Aparatur Desa
Kepala Desa
SANHAJI
Sekretaris Desa
SYAHRONI
Kaur Keuangan
NOVALIA SINTA
Kaur TU dan Umum
NATALIUS
Kaur Perencanaan
MUHAMMAD DAFFA ASLAM
Kasi Pemerintahan
NIRMALA
Kasi Kesejahteraan
ASMADI
Kasi Pelayanan
HASANAH
Kadus Maju Bersama
MOH. NASIRULLAH, S.PD.I
Kadus Pulau Maju
TOTO SUMINTO
Kadus Maju Terus
ARIF BUDIANTO
Staf Kaur Perencanaan
SAHRANI
Desa Kalibandung
Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, 61
Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN
Masuk
Galeri Video
Agenda
Belum ada agenda terdata
Menu Kategori
Arsip Artikel
25.297 Kali
Begini Cara dan Syarat Mengurus e-KTP yang Hilang Secara Online
24.038 Kali
Apakah KTP Bisa Dibuat di Luar Kota, Ini Penjelasan Resmi Dukcapil
22.966 Kali
Inpres RI No. 17 Tahun 2025 Ttg Perecepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Kopdeskel Merah Putih
13.793 Kali
Pemerintah Salurkan BLT Kesra Sebesar Rp300.000, Begini Cara Ceknya
11.560 Kali
Permendesa PDT No 10 Tahun 2025 tentang Mekanisme Persetujuan dari Kepala Desa dalam rangka Pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih
10.081 Kali
Kisi-Kisi Soal CAT SPPI Kopdes: Ini Rincian Materi dan Sistem Penilaiannya
10.067 Kali
Resmi, UMK Kubu Raya 2026 Naik 7,7 Persen, Tertinggi Kedua di Kalbar
13 Kali
Udara Kubu Raya Memburuk Akibat Karhutla, Sujiwo Minta Warga Kurangi Aktivitas Malam Hari
18 Kali
Indonesia Peringkat Ketiga Negara Paling Makmur di ASEAN, Skor 66,89
19 Kali
Kalbar Masuk Daftar Enam Provinsi Paling Kritis Karhutla, Pemerintah Pantau Ketat
52 Kali
Perumda Tirta Raya Minta Warga Kubu Raya Bijak Gunakan Air Selama Kemarau
44 Kali
Poktan Karya Tani Kalibandung Sukses Panen Padi, Petani Optimistis Tingkatkan Produksi
36 Kali
Kubu Raya Masuk Daftar Teratas, 3.364 Pernikahan Tercatat Sepanjang 2025 di bawah Sambas
91 Kali
Kubu Raya Raih Juara Umum MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalbar 2026
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 46 |
| Kemarin | : | 1,909 |
| Total | : | 1,016,950 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.216.253 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |


Kirim Komentar